Manusia atau orang dapat
diartikan berbeda-beda menurut biologis,rohani dan istilah kebudayaan, atau secara campuran .Secara biologis, manusia
diklasifikasikan sebagai Homosapiens (BahasaLatinuntuk manusia) sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi.Dalam hal kerohanian, mereka
dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang bervariasi dimana, dalamagama, dimengerti dalam hubungannya dengan kekuatan
ketuhanan atau makhluk hidup.
Menurut agama Islam itu sendiri
,manusia adalah makhluk ciptaan Allah yang paling mulia diantara makhluk
ciptaan-Nyayang lain,yang dipercaya untuk menjadi khalifah dimukabumi.
DalamAl-qur’an,ada tiga kata yang digunakan untuk menunjukan
kepada manusia. Kata yang digunakan
adalah basyar, insane atau nasdanbani
Adam. Kata basyardiambil dari kata yang berarti` penampakan sesuatu
dengan baik dan indah’ .Dari kata basyarah yang artinya` kulit’
.Jadi, manusia disebut dengan basyar karena kulit nyata
memperjelaskan dan berbeda dengan kulit binatang. Manusia secara bahasa disebut
juga insane yang dalam bahasa arabnya, yang berasal dari
kata nasi yang berarti lupa dan jika dilihat dari kata
dasar al-uns yang berarti jinak . Kata insane dipakai untuk
menyebut manusia, karena manusia memiliki sifat lupa dan jika artinya manusia
selalu menyesuaikan diri dengan keadaan yang baru disekitarnya.
2.Pengertian Agama
Agama menurut bahasa sansekerta, agama berarti
tidak kacau (a=tidak gama=kacau) dengan kata lain, agama merupakan tuntunan
hidup yang dapat membebaskan manusia dari kekacauan. Didunia baratter dapat
suatu istilah umum untuk pengertian agama ini, yaitu: religi, religie,
religion, yang berarti melakukan suatu perbuatan dengan penuh penderitaan atau
mati-matian ,perbuatan ini berupa usaha atau sejenis per
ibadatan yang dilakukan secara berulang ulang.
Agama menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah system yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan
peribadatan kepada Tuhan Yang Maha kuasa serta tata kaidah yang berhubungan
dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungan nya.
Istilah lain bagi agama ini yang berasal dari
bahasa arab, yaitu addiin yang berarti: hukum, perhitungan, kerajaan,
kekuasaan, tuntutan, keputusan dan pembalasan. Kesemuanya itu memberikan
gambaran bahwa “addiin” merupakan pengabdian dan penyerahan, mutlak dari
seorang hamba kepada Tuhan penciptanya dengan upacara dan tingkah laku
tertentu, sebagai manifestasi ketaat anter sebut (Moh.Syafaat,1965).
Dan secara umum, Agama adalah suatu system
ajaran tentang Tuhan, dimana penganut-penganut nya melakukan tindakan-tindakan
ritual, moral atau social atas dasar aturan-aturan-Nya.Oleh karena itu suatu
agama mencakup aspek-aspek sebagai berikut
a)
Aspek
kredial, yaitu ajaran tentang doktrin-doktrin ketuhanan yang harus diyakini.
b)
Aspekritual,
yaitu tentang tata cara berhubungan dengan Tuhan, untuk minta perlindungan dan
pertolongan-Nya atau untuk menunjuk kan kesetiaan dan penghambaan
c)
Aspek moral
,yaitu ajaran tentang aturan berperilaku dan bertindak yang benar dan baik bagi
individu dalam kehidupan.
d)
Aspeksosial,
yaitu ajaran tentang aturan hidup bermasyarakat.
Asal-usul terbentuk dan berkembangnya suatu agama
dapat dikategorikan kedalam tiga jenis , yaitu:
a)
Agama yang
muncul dan berkembang dari perkembangan budaya suatu masyarakat disebut dengan
Agama Budaya atau Agama Bumi (dalam bahasa Arab disebut Ardli)
, seperti Hindu, Shinto, atau agama-agama primitive dan tradisional.
b)
Agama yang
disampaikan oleh orang-orang yang mengaku mendapat wahyu dari Tuhan disebut
agama wahyu atau agama langit( dalam bahasa Arab langit disebut samawi)
,seperti Yahudi, Nasrani danI slam.
c)
Agama yang
berkembang dari pemikiran seorang filosof besar.
Dia
memiliki pemikiran-pemikiran yang mengagumkan tentang konsep-konsep kehidupan
sehingga banyak orang yang mengikuti pandangan hidup nya dan kemudian
Melembaga sehingga menjadi kepercayaan dan ideology
bersama suatu masyarakat. Agama semacam ini dinamakan sebagai agama filsafat,
seperti Konfusianisme (Konghucu), Taoisme, Zoroaster atau Budha.
3. Pengertian Islam
Islam
secara etimologis (lughawy) berasal dari tiga akar kata salam yang artinya
damai atau kedamaian, salamah yang artinya keselamatan, aslama yang artinya
berserah diri atau tunduk patuh. Sementara agama Islam dapat di definisikan
sebagai suatu system ajaran ketuhanan yang berasal dari Allah swt, yang
diturunkan kepada ummat manusia dengan wahyu melalui perantaraan Nabi Muhammad
saw. Sebagai pedoman hidup manusia di dunia yang berisi peraturan perintah dan
larangan agar manusia memperoleh kebahagaian di dunia dan di akhirat kelak.
Ada 4 tingkat hidayah yang di berikan oleh
Allah swt. Kepada manusia, yaitu:
1) Hidayah
ghariziyah (bersifat instinktif), yaitu petunjuk untuk kehidupan yang di
berikan oleh Allah swt. Bersamaan dengan kelahiran berupa kemampuan untuk
menghadapi kehidupan, sehingga sanggup untuk bertahapan hidup (fungsi
survival).
2) Hidayah
hissiyyah (bersifat indrawi), yaitu petunjuk berupa kemampuan indera dalam
menangkap citra lingkungan hidup, sehingga ia dapat menentukan lingkungan mana
yang sesuai dengannya sehingga menemukan kenyamanan dalam menjalani kehidupan
secara fisikal (fungsi adaptif).
3) Hidayah aqliyyah (bersifat intelektual)
yaitu petunjuk yang di berikan oleh Allah swt. Berupa
kemampuan berfikir dan menalar, yaitu mengolah segala informasi yang di tangkap
melalui indera. Dengan kemampuan ini manusia memiliki kemampuan mengembangkan
ilmu pengetahuan sehingga dapat memanipulasi dan mereka
yang salingkungan untuk menciptakan kemudahan, kesejahteraan dan
kenyamanan hidupnya (fungsi developmental atau pengembangan hidup).
4) Hidayah diniyyah (berupa ajaran agama)
yaitu petunjuk yang di berikan Allah swt. Kepada
manusia berupa ajaran-ajaran praktis untuk di terapkan dalam meniti kehidupan
secara individual dan menata kehidupan secara komunal, bersama-sama orang lain,
sehingga manusia mendapatkan kebahagiaan dan kenikmatan hakiki dan ketenangan
batin dalam menjalani kehidupannNYA.
Hidayah ketiga
dan ke empat ini hanya di berikan kepada umat manusia dengan kedua
jenis hidayah inilah manusia berbeda dengan makhluk hidup lainnya.
Dengan hidayah aqliyyah (kemampuan
intelektual), manusia menjadi berbeda secara signifikan bila di bandingkan dengan
binatang (demikian juga dengan jin dan malaikat). Dan dengan hidayah
diniyyah (petunjuk agama), manusia dapat meningkatkan spirituallitasnya
dan mencapai ketingkat yang lebih tinggi dari malaikat sekali pun
b. ISLAM, Satu-satunya
hidayah diniyyah
Untuk
membimbing manusia dalam meniti dan menata kehidupan, Allah menurunkan agamanya
sebagai pedoman yang harus dijadikan referensi dalam menetapkan setiap
keputusan, dengan jaminan ia akan terbebas dari segala kebingungan dan
kesesatan. Firman Allah yang terjemahannya: “Nanti akan Aku berikan kepadamu
petunjuk (dalam menempuh kehidupan). Barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku
tersebut, niscaya mereka tidak akan di timpa rasa khawatir dan takut (dalam
kehidupan) dan tidak akan bersedih hati”.(Q.SAl-Baqarah:38). Dan Allah swt.
Menegaskan bahwa satu-satunya hidayah yang benar yang Iaridhoi itu adalah agama
islam.“Sesungguhnya agama disisi Allah hanyalah ISLAM”.“ Pada hari ini Aku
lengkapkan bagimu agama mu dan Aku sempurnakann hikmat-Ku kepadamu. Dan Aku
ridhoi Islam sebagai agamamu.
c. Agama islam,
dapat berperan dan berfungsi bagi manusia yang dapat dikembangkan oleh setiap
individu, sebagai berikut:
1. Pemberi makna bagi perbuatan manusia.
2. Alat control bagi perasaan dan emosi.
3. Pengendali bagi hawa nafsu yang terus berkembang.
4. Pemberi reinfor cement (dorongan penguat)
terhadap kecenderungan berbuat baik pada manusia.
5. Penyeimbang bagi kondisi psikis yang berkembang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar